Tuesday, 6 November 2007

DETIK FOOD TOUR DE CIANJUR


Terima kasih kepada Detik Food - khususnya Panitia Penyelenggara - dan semua peserta Wisata Tour De Cianjur. Semoga perjalanan wisata ini membawa manfaat untuk kita semua.

Kami sangat menghargai artikel-artikel yang dimuat di Web Detikfood mengenai Pertanian Organik, Padi Varietas Lokal Cianjur dan Ragam Kuliner khas Cianjur.

1. Cingkrik dan Rogol yang Nyaris Punah
2. Pertanian Fukuoka dan Teh Walini
3. Gasol, Budidaya Padi Var Lokal Cianjur yang Hampir Punah
4. Raih Kesempatan Mencicipi Beras Beureum Seungit
5. Dodongkal, Pekoe, Ngaburung dan Beureum Seungit

Semoga acara-acara seperti ini bisa menjadi sarana untuk mengenal kekayaan alam dan kuliner Indonesia.

Note :
Terima kasih untuk Mbak Odilia Winneke, Mbak Devi, dan Mbak Eli.

Wednesday, 31 October 2007

SERTIFIKAT HALAL MUI

Di bulan Ramadhan, salah satu topik milis yang saya ikuti membahas tentang perlunya sertifikat halal MUI untuk makanan yang dikonsumsi umat Islam Indonesia.

Sejenak saya merenung, kalau beras dan tepung beras perlu gak yah ?

Tapi supaya Pembeli produk Gasol jadi lebih mantap, akhirnya kami ajukan permohonan untuk diaudit guna keperluan sertifikasi.

Tanggal 27 Oktober 2007, tim audit dari MUI Bandung mengunjungi Gasol untuk melihat cara budidaya pertanian, tempat penyimpanan hasil panen, dan cara pengolahan produk. Semua berjalan lancar.

Alhamdulillah sekarang produk Gasol (Beras, bekatul, tepung beras) sudah punya label HALAL.

Kami akan melaksanakan PERBAIKAN BERKELANJUTAN karena KEPUASAN PEMBELI ADALAH KEBANGGAAN KAMI. Terima kasih atas kepercayaan membeli produk kami.

Wednesday, 12 September 2007

PERNIKAHAN YUDI & FITRI

Saat Yudi & Fitri menyampaikan niatnya untuk melangsungkan akad nikah dan walimah di Gasol dengan tema GARDEN PARTY, kami langsung setuju dengan syarat mereka harus membuat Gasol Cantik Berbunga.

Di hari H, 2 September 2007, Alhamdulillah taburan bunga membuat keindahan Gasol tampak lebih berkilau.

Selamat menempuh hidup baru, semoga menjadi keluarga yang dipenuhi cinta dan rahmat.





HEALTHY FOOD FESTIVAL DI AL IZHAR

Agatha, sahabat saya di Js, menawarkan untuk mengikuti bazar Healthy Food Festival di Al Izhar tanggal 17 Agustus 2007. Tidak lama kemudian panitia menelpon dan khusus meminta Gasol Pertanian Organik ikut meramaikan dengan stand BERAS MERAH, pangan bergizi yang terabaikan.



Rupanya Agatha sudah membocorkan ke panitia, Gasol punya produk andalan yaitu Beras Merah Raja Wangi, yang tidak saja harum tapi juga rasanya enak. Komentarnya di SMS seperti ini :
Ika, nasi merahmu enak, kata Papahku enak kalau dimakan terasa kriuk-kriuk, berulang-ulang dia bilang enak, tanpa laukpun oke banget.

Sanjungan untuk Beras Merah Raja Wangi ini juga datang dari Mbak Lila, SMS nya berbunyi : Mbak Ika, anak & bayiku pada suka beras & bubur tepung berasnya ! Nasi merahnya pulen deh, sampai Nayla minta tambah terus. Buburnya juga Maira langsung suka tuh, saya jadi nggak repot lagi deh mesti giling-giling & saring beras merah kayak jaman Nayla bayi. Coba aku tau gasol dari dulu ya ! Thank you banget ya Mbak. Lila.


Kedua SMS itu masih saya simpan sebagai reminder untuk MENJADI YANG TERBAIK dengan
1. menjaga mutu produk
2. berupaya meningkatkan kepuasan pelanggan

Insya Allah kami tetap Istiqomah.

Tuesday, 31 July 2007

TEPUNG BERAS GASOL DI MAJALAH PENGUSAHA



Majalah Pengusaha, Peluang Usaha dan Solusinya, melihat stand Gasol ikut serta pameran Moms & Child, bulan Desember 2006 di Semanggi Expo. Tertarik karena TEPUNG BERAS GASOL dengan bangga dan terbuka menyatakan sebagai produk NON INSTANT, Mbak Russanti Lubis mewawancarai kami dan memuat di Majalah Pengusaha edisi Juli 20007.

Berikut hasil laporannya dimuat dengan judul TEPUNG BERAS ALAMI, UNTUK YANG SAYANG BAYI.

Sunday, 1 July 2007

ALAMAKJAN AXIL

Saya sangat bersyukur sekali mengelola Pertanian di Gasol. Kami bangga sebagai petani padi khusus varietas lokal Cianjur dengan sistim budidaya alami. Pertanian kami bisa menjadi ajang silaturahmi, saya berkesempatan untuk berkenalan dengan berbagai komunitas.

Tanggal 1 Juli 2007, kami dikunjungi oleh komunitas AXIL (Avanza Xenia Indonesian Club). Bangsawaner's (anggota AXIL) menamakan acara ini : Alamakjan singkatan dari Acara Keluarga Makan & Jalan, memadukan acara touring dengan kendaraan untuk menikmati daerah wisata sekaligus menikmati makanan khas Indonesia tentunya bersama keluarga. Selain itu Bangsawan Chapter juga menggelar acara unik untuk memberikan gelar RM (pria) dan RA (wanita) kepada 3 member baru yang sudah menunjukan keaktifannya.



Acara seru ini diikuti oleh 12 Bangsawaner's beserta keluarga.

Selengkapnya

Semoga berkesan dan terima kasih atas kunjungannya.

Buat Mas Ari,
Terima kasih atas hadiah kaosnya.

Thursday, 21 June 2007

CIANJUR SPECIALITY RICES

JUKUT CIRUMPUT

Tuh diditu di tutugan Gunung Gede
Nun disana di bawah kaki Gunung Gede

Upluk aplak pasawahan tan wangenan
Terhampar persawahan tanpa batas

Lir Ibarat permadani ngampar hejo
Bagaikan permadani yang terhampar hijau

Dipirig ku angin leutik ting garupay
Dihembus angin melambai-lambai

Silokana elmu pare
Seperti ilmu padi

Tarungkul ngareusi perbawa linuhung
Merunduk berisi pertanda keagungan

Beas bodas Panumbangan
Beras putih Panumbangan

Cianjur kamasyur kamana-mana
Cianjur terkenal kemana-mana

Lagu di atas adalah tembang Cianjuran. Saya sudah mengenal dan hafal lagu itu sejak dari kecil. Kami bangga, kota kami dikenal banyak orang sebagai penghasil beras berkualitas.

Beras Cianjur yang dimaksud lagu itu adalah beras varietas lokal seperti Pandan Wangi, Cingkrik, Hawara Batu, Hawara Jambu, Gobang Omyok (Baok), Rogol, Banggala, Peuteuy, Beureum Seungit.

Sayang sekali, saat ini banyak sekali varitas lokal unggulan yang sudah punah atau hampir punah.

Petani tidak tertarik untuk menanamnya karena umumnya berumur lebih panjang dan produktivitasnya lebih rendah dengan harga hanya sedikit di atas dibandingkan padi hybrida. Secara perhitungan ekonomis jelas kurang menguntungkan.

Kalaupun sekarang yang ada di pasar mungkin hanya pandan wangi tapi itu pun tidak lagi murni melainkan dioplos atau bahkan bukan beras pandan wangi melainkan varietas lain yang disemprot essen pandan.

Sedangkan bila melihat di pasar atau supermarket ada beras Cianjur Kepala, itu pun isinya bukan beras varietas lokal Cianjur melainkan Beras varietas lain yang ditanam di Cianjur - umumnya beras Muncul dari Karawang.

Saat ini di Cianjur hanya ada segelintir petani tua yang tetap mempertahankan menanam varietas lokal Cianjur, itupun untuk konsumsi keluarganya sendiri karena memang dari segi rasa atau wangi jauh di atas beras hybrida. Bahkan di sebagian kalangan petani beranggapan mengkonsumsi padi berumur panjang lebih berkah (mengeyangkan).

Gasol Pertanian Organik berpartisipasi dalam upaya menyelamatkan dan melestarikan varitas lokal unggulan Cianjur.

Dengan mengucap : BISMILLAH, kami memutuskan untuk menjadi petani yang mengkhususkan di CIANJUR SPECIALITY RICES, dengan tetap mempertahankan kearifan untuk menjaga kelestarian alam dengan sistim budidaya ORGANIK.

Semoga Indonesia sebagai negara agraris dengan mayoritas penduduk yang makanan pokoknya beras, dapat memperkenalkan juga ke seluruh dunia produk beras varitas lokal unggulnya seperti misalnya PANDAN WANGI, atau MERAH WANGI, sejajar dengan dengan Thailand yang mempunyai JASMINE RICE atau India yang berbangga dengan BASMATI RICE -nya.

Kami sangat berterima kasih jika ada rekan-rekan yang dapat memberikan masukan supaya misi ini bisa berjalan baik.

Cianjur, Juli 2006